Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Rokat Makam - Kab. Sampang, Jawa Timur |
Sejarah:
Tradisi pemakaman mempunyai berbagai macam varian yang berkembang di masing-masing daerah. Dari pemakaman tersebut juga menimbulkan budaya baru yang mengikutinya, seperti tradisi ziarah kubur. Masyarakat Sampang juga mempunyai tradisi yang berkaitan dengan pemakaman orang meninggal dan kegiatan setelah seseorang meninggal. Tradisi tersebut dinamakan Rokat Makam.
"Rokat Makam" adalah budaya tradisional peninggalan leluhur atau warisan leluhur yang selama ini telah tumbuh dan berkembang di masyarakat Sampang.Tradisi ini sudah berkembang sejak zaman dahulu kala.Sampai sekarang masih ada masyarakat yang menjalankannya walaupun sudah mengalami penurunan.Hal itu terjadi karena berbagai faktor. Tradisi ini berkembang karena adanya penghormatan kepada orang yang telah meninggal dunia.Di samping itu supaya masyarakat desa terhindar dari marabahaya karena kalau Rokat Makam tidak dilaksanakan akan terjadi balak yang menimpa mereka. Desa yang masih melestarikan RokatMakam antara lain dapat dijumpai di Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.
Deskripsi:
Tradisi pemakaman mempunyai berbagai macam varian yang berkembang di masing-masing daerah. Dari pemakaman tersebut juga menimbulkan budaya baru yang mengikutinya, seperti tradisi ziarah kubur. Masyarakat Sampang juga mempunyai tradisi yang berkaitan dengan pemakaman orang meninggal dan kegiatan setelah seseorang meninggal. Tradisi tersebut dinamakan Rokat Makam, yang dilakukan pada masyarakat Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura.
Dalam pelaksanaan upacara Rokat Makam terdapat makna dan simbol-simbol.Makna-makna yang terkandung dalam upacara Rokat Makam dan juga simbol-simbol yang digunakan dalam pelaksanaan upacara Rokat Makam tidak lepas dari argumen masyarakat yang menyatakan bahwa suatu benda memiliki nilai-nilai tertentu yang itu memiliki fungsi di dapat masyarakat.
Makna Rokat Makam itu sendiri adalah supaya masyarakat desa terhindar dari marabahaya. Masyarakat Gunung Rancak percaya apabilaRokat Makam tidak dilaksanakan akan terjadi balak yang menimpawarga desa. Oleh karena itu masyarakat takut jika melanggarnya atau tidak melaksanakan. Simbol-simbol yang digunakan dalam upacara Rokat Makam misalnya tumpeng sebagai tanda kebesaran Allah SWT.Bentuk tumpengyang berbentuk lonjong dengan dilapisi daun pisang dan didalamnya terdapat telor ayam dan uang merupakan simbol pelengkap yang telah turun-temurun dilaksanakan oleh masyarakat setempat.
Selain tumpeng dan uang juga terdapat plotan etem yang memiliki dua warna, yaitu putih dan hitam.Putih melambangkan kesucian.Adapun hitam melambangkan bahwa di dalam menjalani hidup pasti ada cobaan yang harus dihadapinya.Ada juga bunga dengan tujuh warna yang berbeda.Hal itu diyakini masyarakat supaya mereka dijauhkan dari malapetaka yang bermacam-macam.Sedangkan kemenyan diyakini masyarakat sebagai sarana pemanggilan arwah para nenek moyang yang telah meninggal.