Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaPermainan Surakarta - Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Nama Surakarta disini adalah nama sebuah permainan tradisional. Permainan ini ditempat lain seperti Yogyakarta memiliki nama sendiri, yakni bas-basan. Permainan Surakarta dimainkan oleh dua orang yang saling berhadapan, dan berakhirnya permainan akan ditandai dengan seorang pemenang. Pemenang adalah yang bisa menangkap semua bidak lawan. Permainan ini memakai sebuah alat berupa 6 buah garis vertikal dan 6 buah garis vertikal yang dihubungkan dengan lingkaran lingkaran. Garis-garis itu dilengkapi dengan bidak yang itu nanti akan menjadi sasaran tangkapan oleh lawan. Permainan yang mirip dengan Permainan Surakarta adalah dham-dhaman juga permainan catur. Permainan Surakarta lebih banyak menggunakan fikiran dibandingkan dengan fisik. Pengaturan strategi dan langkah yang tak tis sangat diperlukan dalam permainan ini agar dapat mengalahkan lawan, dan semua bidak lawan dapat tertangkap. Oleh karena itu dalam permainan Surakarta ini penuh dengan muatan nilai seperti melatih olah pikir, melatih pengaturan strategi dan melatih membuat keputusan. Karena setiap langkah yang diambil dalam menjalankan bidak akan memiliki konsekuensi terhadap pertahanan bidaknya maupun serangan yang dilakukan. Permainan Surakarta dengan bas basan di Yogyakarta memiliki perbedaan walaupun tidak signifikan. Perbedaannya antara lain dalam jumlah bidak yang dipakai; jumlah garis vertikal dan horisontal. Adapun diskripsi permainan Surakarta adalah sebagai berikut: - Pergerakan bidak akan dilakukan oleh pemain secara bergantian - Bidak boleh berjalan ke samping, ke atas mauppun ke bawah ke arah titik yang berdekatan, namun tidak bisa melompat seperti permainan catur. - Untuk menangkap bidak lawan harus melewati garis melingkar Permainan ini sekarang sudah jarang dimainkan oleh anak-anak.