Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaRuwatan Bumi Winongo - Kota Madiun, Jawa Timur
Upacara adat ruwatan bumi yang diselenggarakan oleh masyarakat di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur adalah merupakan kegiatan yang telah berlangsung turun-temurun dan diwariskan oleh nenek moyang masyarakat di wilayah ini sejak zaman kerajaan Mataram, karena wilayah Madiun pada saat itu merupakan tanah jajahan atau dalam kekuasaan kerajaan Mataram. Di Kelurahan Winongo ini, ruwatannya bernama ruwatan bumi yang bertujuan untuk membersihkan bumi Winongo dari kesialan sekaligus sebagai ungkapan syukur atas segala limpahan hasil bumi. Upacara adat ruwatan bumi di Kelurahan Winongo, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur dilaksanakan setiap satu tahun sekali yaitu pada bulan Sura. Prosesi dalam ruwatan bumi tersebut meliputi: 1. Menyiapkan Sesaji Sesaji adalah syarat yang harus dipebuhi dalam rangkaian upacara adat ruwatan bumi, yang didalamnya berisi kembang boreh, kembang setaman, dupa/menyan, cok bakal, kelopo wutuh 7, kembang mayang kembar, beras sajimpit, jarik, rencek, kembang kantil, kembang kenongo dan pitik jago jowo dan biasanya diletakkan di sumur yang dikeramatkan dan makam sesepuh 2. Melaksanakan slametan atau kenduri Melaksanakan kegiatan ini dimakam sesepuh dan biasanya diteruskan dengan melekkan. 3. Siraman Siraman merupakan salah satu prosesi yang harus dilaksanakan pada acara upacara adat ruwatan bumi. Siraman ini dilakukan di sendang atau warga sekitar lebih mengenalnya dengan sebutan sumur bur. Siraman ini dilakukan dengan air yang telah dicampur dengan bunga 7 macam disiramkan dari kepala hingga kaki. 4. Kirab sedekah bumi Melaksanakan kirab atau ritual jalan kaki beriringan dengan membawa gunungan dua macam yang dinamakan gunungan kakung dan gunungan estri, gunungan kakung yang berisi nasi tumpeng dan lauk pauk sedangkan gunungan estri yang berisi hasil bumi warga Winongo. Dalam acara kirab ini juga diiringi Dongkrek yang merupakan kesenian khas Madiun. 5. Pagelaran wayang ruwat. Pagelaran wayang adalah prosesi penutup dari rangkaian upacara adat ruwatan bumi di Kelurahan Winongo, dalang maupun cerita yang diangkat adalah khusus ruwat.