Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Makanan Sega Abang - Gunung Kidul, DIY |
Sejarah:
Di Daerah Istimewa Yogyakarta, daerah yang paling banyak mengalami masalah kekeringan adalah Kabupaten Gunung Kidul, jadi tidak heran jika kita sebut sego Abang / Nasi Merah maka kita akan melirik ke daerah tersebut. Ini dikarena
Di Kabupaten Gunung Kidul dikenal dengan daerah berbatu kapur dengan kekeringannya. Pertaniannya tergantung dari datangnya air hujan atau tadah hujan. Salah atu hasil utama dari daerah Kabupaten Gunung Kidul adalah beras abang atau beras merah, dan bila dimasak beras merah ini menghasilkan makanan yang disebut dengan sega abang atau nasi merah.
Sega Abang memunculkan rasa yang unik karena tidak lembek dan juga berasa gurih. Namun pengolahan dari bentuk padi hingga tempat penyajian siap santap memang memerlukan penanganan yang khusus. Mulai dari memetik harus mengunakan peralatan yang namanya “ani-ani” helai perheai, kemudian penumbukan padi hingga menjadi beras merah harus secukupnya sesuai dengan seberapa yang akan kita masak saat itu. Lalu untuk memasak juga harus menggunakan tungku yang terbuat dari tanah liat dengan kayu bakar dan alat untuk menanak nasi berupa kukusan dari anyaman bambu agar rasa nasi akan terasa lebih enak dan gurih. Dalam memasak diperlukan waktu kurang lebih 45 menit berbeda dengan nasi putih biasa yang hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit.
Deskripsi:
Sega abang atau nasi merah disajikan dengan perpaduan sayur berupa sayur lombok ijo (cabe Hijau), sayur berkuah santan yang dipadu dengan tempe dengan bumbu: bawang merah, bawang putih, jahe, dan kemiri. Tempe yang dipakai yang dalam pembuatannya dibungkus dengan daun pisang atau daun jati. Gurih dan sedikit pedas itulah citarasa yang di dapat dari sayur lombok ijo ini. Lauk yang lain berupa daging sapi goreng, iso, babat goreng, wader goreng, walang goreng, dan urap trancam.
Sega abang memiliki kadar protein yang lebih tinggi dari pada nasi putih, namun lebih sedikit karbohidrat dibanding nasi putih sehingga sanggat cocok bagi yang sedang menjalani diet. Sajian makanan unik dan khas ini dapat dikunjungi di Desa Jirak, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.