Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Bersih Desa Sambirejo - Madiun, Jawa Timur |
Tradisi bersih desa merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada hari dan tanggal yang telah sesuai dengan penanggalan Jawa bersamaan dengan panen padi. Tradisi tersebut dilaksanakan dengan tujuan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga kepada Dewi Sri yang telah menjaga keamanan petani sehingga para petani bisa memanen padi yang mereka tanam secara melimpah. Demikian pula dengan bersih desa yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Sambirejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.
Sejak zaman nenek moyang mereka selalu menggelar tarian Kledhek (Tayub) sebagai hiburan dalam bersih desa. Tarian Kledhek ditampilkan di sebuah sendhang belik gedhe yang telah dipilih oleh nenek moyang Desa Sambirejo. Pelaksanaan bersih desa adalah pada hari jumat legi mulai dari pagi hari hingga sore hari. Bentuk penyajian tarian Kledhek di Desa Sambirejo terdiri dari dua adegan yaitu adegan pertama dua penari Kledhek menari bersama
Ditempat yang sudah disediakan tanpa ada pambeksa. Adegan kedua yakni beksan kedua penari Kledhek bersama dengan pambeksa. Pambeksa adalah laki-laki yang berkalung selendang dan mendapat kesempatan untuk menari bersama Kledhek. Sebelum mendapat kesempatan menari bersama Kledhek, pambeksa harus memberi saweran kepada Kledhek terlebih dahulu. Penari Kledhek dan pambeksa akan menari bersama ketika pramugari sudah mempersilahkan. Pramugari adalah pembawa acara penyajian tarian Kledhek. Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Kledhek adalah kendang, bonang, saron, kempul, gong, demung dan kenong.
Rangkaian prosesi bersih desa di Desa Sambirejo meliputi:
1. Upacara dimulai pada pukul 08.00 WIB di sendang belik gedhe yang oleh masyarakat setempat tempat tersebut disakralkan dan dikeramatkan. Acara pertama adalah selamatan (kenduri) yang diwujudkan dengan doa bersama. Ubarampe dalam bersih desa tersebut terdiri dari tumpeng, ingkung ayam, jenang abang, pisang dan sebagainya. Pelaksanaan selamatan tersebut mempunyai makna supaya diberikan kelancaran rezeki dan tidak ada halangan apapun. Sebelum rangkaian tarian Kledhek dimulai para sesepuh meminta izin kepada danyang Desa Sambirejo. Permohonan tersebut merupakan bentuk kulon nuwun (permisi) sebelum tarian Kledhek dimulai. dengan para sesepuh membakar kemenyan di batu belik gedhe.
2. Setelah selamatan selesai, panitia menjemput penari Kledhek untuk diajak mencuci kaki di sendang belik gedhe. Ritual mencuci kaki ini mempunyai makna bahwa air yang disiramkan ke kaki penari Kledhek adalah untuk membersihkan diri dan agar diberikan keberkahan rezeki.
3. Pementasan tarian Kledhek (langen beksa), penari dipandu oleh panitia menuju lokasi pementasan. Sebelumnya pramugari selaku pembawa acara membuka langen beksan dengan doa agar pementasan berjalan dengan lancar tanpa adanya kericuhan. Pementasan tarian Kledhek dimulai pukul 12.00 WIB sampai 17.00 WIB. Gendhing pembuka yang wajib dalam pementasan tarian Kledhek adalah gendhing eling-eling yang mengandung makna agar masyarakat Desa Sambirejo selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan danyang Desa Sambirejo.