Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Perkawinan Adat Keraton Surakarta -Surakarta, JawaTengah |
Prosesi perkawinan adat Keraton Surakarta sangat panjang dan memerlukan waktu yang lama dan sangat rumit dalam pelaksanaan tahap pertahapnya. Adapun tata cara pelaksanaannya adalah:
1. Penembung/Lamaran
2. Paningset
- Paningset (satu set suruh ayu, kain batik dengan motif yang berbeda, kain kebaya, stagen warna putih, buah-buahan, sembako (beras, gula, teh, dll), sepasang cincin, uang)
- Abon-Abon (2 buah jeruk gulung, 2 buah sekul golong, tebu wulung, pisang ayu-suruh ayu,
- Pangiring
3. Liru Kalpika
4. Sowan Leluhur, Wilujengan, Pasang Tarub
5. Tuwuhan (2 pasang pisang, tebu wulung, cengkir gading, berbagai macam daun-daunan (daun beringin, mojo-koro, alang-alang, dadap srep) dan kembar mayang.
6. Siraman (tempat air dari perunggu/tembaga berisi air dari 7 mata air, kembang setaman; aroma lima warna sebagai sabun; sabun cuci rambut tradisional (abu dari merang, santan, dan asam jawa); gayung dari tempurung kelapa; kursi yang dilapisi tikar pandan, kain putih, dedaunan, kain lurik; kain putih; kain batik; kendi; sesaji (tumpeng robyong, tumpeng gundhul, ayam, tahu, telur, pisang, kelapa muda, 7 macam bubur, jajan pasar, ayam jago, lentera, kembang telon)
7. Paes
8. Sesadeyan Dawet
9. Sangkeran
10. Midodareni:
- Midodareni
- Kembar Mayang
- Jonggolan
- Majemukan
11. Nikah/Ijab
12. Panggih:
- Balang-balangan gantalan
- Ngidak tigan
- Penganten estri mijiki sukunipun penganten jaler
- Pupuk
- Penganten kasingeban sindhur
- Bobot timbang
- Ngabekten/sungkeman
- Bubak kawah, tumplek punjen, dan langkahan
- Kacar kucur
- Dulangan
13. Sepasaran lan wilujengan