Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaKerajinan Mainan Tradisional Anak-anak - Bantul, DIY
Sejarah: Dusun yang terletak di Panggungharjo, Sewon, Bantul ini sejak abad ke-19 memang dikenal sebagai penghasil mainan anak tradisional, khususnya wayang kertas. Keunikan wayang kertas Pandes adalah dibuat tanpa pola. Dengan sebuah gunting berukuran sedang, pembuatnya langsung menggunting kertas, sehingga akhirnya menjadi satu tokoh wayang. Pada masa pemerintahaan Sultan Hamengku Buwono VIII itu dusun ini sudah menjadi daerah yang kaya akan seni tradisi dan kriya, terutama yang berbahan baku kertas dan bambu. Karena kekhasan inilah, konon Pangeran Dorodjatun (nama Hamengku Buwono IX ketika masih muda, sebelum menjadi sultan) sering menyempatkan diri datang ke Pandes untuk menunggui para pengrajin membuat wayang kertas Pada masa tahun 1970-80an Dusun Pandes, Panggungharjo, Sewon, Bantul dikenal sebagai sentra industri dolanan anak sehingga mendapat julukan kampung dolanan anak-anak. Berbagai ragam mainan anak-anak yang amat sederhana masih dapat ditemui di dusun Pandes. Pada saat itu barang- barang tersebut mudah didapat di pasar seperti di Plered, Gamping, dan Pingit. Bahkan setiap tahunnya, dua Minggu sebelum lebaran dan dua minggu setelah lebaran, biasanya warga membawa kerajinannya ke luar kota seperti Purworejo dan Purwodadi, dengan menggunakan angkutan truk. Satu truk untuk mengangkut mainan dan satu truk untuk mengangkut warga. Namun pada masa sekarang dari sekitar 300 keluarga di Pandes, warga yang membuat mainan tradisional anak-anak tinggal 8 orang. Mereka semua perempuan dan berusia lanjut, sekitar 70-80 tahunan. Deskripsi: Kerajianan Mainan Tradisional Anak-anak adalah kerajinan berupa ragam mainan anak yang amat sederhana. Bahan baku yang digunakan untuk membuat mainan tersebut di antaranya kertas dan bambu. Kerajinan seperti itu dapat ditemukan di Dusun Pandes, Panggungharjo, Sewon Bantul. Dahulu dusun tersebut dikenal dengan nama kampung dolanan anak. Namun pada masa sekarang warga yang masih membuat mainan tradisional anak tinggal beberapa orang saja. Produk kerajinan tradisional anak yang dihasilkan oleh perajin di Dusun Pandes yang menggunakan bahan baku kertas antara lain wayang kertas, payung, kitiran, sedangkan mainan yang terbuat dari bambu seperti othok-othok, klothokan dan kluntungan. Keunikan wayang kertas dari Pandes adalah wayang tersebut dibuat tanpa pola. Dengan menggunakan gunting berukuran sedang, pembuat wayang kertas langsung menggunting kertas dan membentuknya hingga menyerupai satu tokoh wayang.