Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | 202001133 |
| Nama | Telur Asin Tjoa - Brebes, Jawa Tengah |
Sejarah:
Salah satu makanan khas Brebes yang paling terkenal adalah telur asin. Keistemewaannya dibuat dari 3 jenis bebek. Telur dari bebek peternak, telur bebek liar, dan telur dari bebek yang khusus pemakan udang. Yang paling enak adalah telur asin dari bebek khusus ini karena kuning telur bisa berwarna kemerahan. Buka pukul 7.30 pagi hingga jam 8 malam. Disamping telur asin rebus, ada telur asin panggang atau oven.
Keberadaan telur asin di Kabupaten Brebes sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Pionir pembuat telur asin di Brebes adalah In Tjiauw Seng dan istrinya, Tan Polan Nio. In Tjiauw Seng meninggal pada 1971 dan Tan Polan Nio meninggal pada 1991. Keduanya berjualan telur asin sejak tahun 1950-an. Meskipun demikian, telur tersebut tidak dijual di Brebes, tetapi dipasok ke Jakarta. Sepeninggal In Tjiauw Seng dan Tan Polan Nio, usaha dilanjutkan oleh anak tertua yang bernama Hartono Sunaryo. Namun, dia tidak memproduksi sendiri, melainkan membeli dari perajin lain. Hartono mengaku terkendala modal untuk memproduksi telur asin. "Soalnya untuk proses pengasinan saja butuh waktu setengah bulan," katanya. Pedagang lain yang juga pionir pembuat telur asin Brebes adalah Tjoa Kiat Hien dan istrinya, Niati. Usaha telur asin keluarga itu masih berjalan dan diteruskan anak keempat mereka, Tjoa Kiem Tien (55) dengan merek telur asin Tjoa.
Tjoa Kiat Hien mulai berjualan telur asin sekitar tahun 1960. Namun, usahanya mulai dikenal masyarakat sekitar tahun 1965. Saat itu baru ada dua pedagang telur asin di Brebes, yaitu In Tjiauw Seng dan Tjoa Kiat Hien. Awalnya telur asin dijual memakai keranjang
seperti sangkar burung yang ditaruh di atas meja atau digantung. Saat ini, penjualan telur asin sudah jauh lebih berkembang, yaitu dengan menggunakan kemasan kardus yang cantik. Awalnya, telur asin dibuat untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga. Telur bebek dipilih karena lebih mudah diperoleh apabila dibandingkan telur lain. Ternyata, masakan tersebut juga disukai masyarakat luas sehingga berkembang sebagai komoditas khas Brebes.
Dari kedua perintis tersebut, kemudian bermunculan pedagang telur asin lainnya di Brebes. Pedagang telur asin mulai bermunculan sekitar tahun 1980 dan semakin marak pada tahun 1997. Telur asin memang menjadi salah satu daya tarik masyarakat luar kota untuk singgah ke Brebes. Setiap Lebaran, komoditas ini selalu habis diserbu pemudik untuk oleh-oleh. Bagi usaha Tjoa, tahun keemasan telur asin berlangsung sekitar tahun 2007. Saat itu, penjualan telur asin dalam setahun mencapai sekitar 1,3 juta butir. Namun, akibat semakin banyaknya pedagang serta ketatnya persaingan, penjualan telur asin cenderung turun. Saat mudik lebaran penjualan telur asin mencapai sekitar 200.000.
Deskripsi:
Proses membuat telur bebek asin masih menggunakan cara yang sederhana, belum menggunakan peralatan modern. Sebelumnya dilakukan pemilihan telur yang baik yaitu telur tidak mengalami retak atau pecah dan bukan telur yang telah dibuahi (telur tetas). Proses pemilihan ini dilakukan dengan menggunakan penglihatan mata biasa yang dibantu dengan senter untuk menerawang bagian dalam kerabang. Telur bebek yang telah dipilih dan dibersihkan dilumuri dengan adonan tanah liat yang telah dicampuri dengan air, abu gosok, dan garam laut. Telur bebek dilapisi adonan kurang lebih 1cm dan diakhiri dengan pemberian lapisan abu gosok.Telur yang sudah selesai dilapisi adonan tanah liat dimasukkan kedalam sebuah tempat atau peti untuk disimpan selama 14 hari atau 2 minggu. Setelah 2 minggu, lapisan tanah liat dibersihkan sampai bersih sampai tidak ada kotoran di pori-pori kerabang telur. Proses pembersihan telur bebek dari lapisan adonan tanah liat dengan cara direndam dalam air kemudian disikat hingga bersih. Telur bebek yang yang sudah bersih kemudian dilakukan pemasakan. Ada beberapa teknik pemasakan telur bebek asin yaitu direbus, dipanggang, dan dioven. Ditempat ini sebagian besar telur bebek dimasak dengan teknik perebusan, pemanggangan telur bebek hanya dilakukan ketika ada pemesanan dari konsumen saja.
Perbedaan teknik pemasakan telur bebek asin mempengaruhi tekstur dan rasa. Telur bebek asin yang mengalami proses perebusan bertekstur basah dan berair. Telur bebek asin yang mengalami proses pemanggangan dan oven memiliki tekstur kesat dan memiliki rasa yang khas. Keunggulan telur bebek asin yang dimasak melalui proses pengovenan adalah lebih tahan lama dan kandungan nutrisi telur tetap terjaga. Setelah melewati proses pemasakan, telur bebek asn ini siap dikemas dan dipasarkan.