Rasulan Dodogan merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Dodogan, Jatimulyo, Dlingo, Bantul, DIY. Tradisi tersebut secara turun temurun dilakukan oleh masyakat Jatimulyo sejak ratusan tahun yang lalu, bahkan sejak cikal bakal warga Dodogan Jatimulyo lahir. Tradisi ini dilaksanakan setiap tahun sekali yaitu pada hari Rabu Kliwon di bulan Suro. Tujuan dilaksnakan Rasulan sebagaiungkapan rsa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil panen yang diterima warga dan sekaligus permohonan keselamatan bagi masyarakat Dodogan.
Prosesi Rasulan Dodogan diawali dengan kirab gunungan mengelilingi desa. Gunungan sebagai simbul sedekah warga berisi bermacam-macam hasil bumi berupa buah-buahan dan sayuran. Setelah dido’akan dengan dikawal oleh bergada gunungan ditandu ke Sendang Ayu yang merupakan sumber air yang diyakini masyarakat dimanfaatkan oleh cikal bakal masyarakat setempat. Selanjutnya gunungan dperebutkan oleh masyarkat sebagai tanda rasa syukur dan ngalab berkah atas rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa.
Rangkaian acara pada tradisi rasulan dimeriahkan dengan kesenian karawitan dan pementasan wayang kulit.