Sejarah:
Cincau Hitam atau nama lainnya Janggelan adalah merupakan salah satu menu khas untuk berbuka puasa atau makanan pelengkap isi dalam minuman saat dihidangkan dengan gula dan santan. Di Kabupaten Madiun cincau ini dibuat dan dikelola oleh Bapak Winarso dan pembuatan cincau ini adalah merupakan usaha turun temurun (merupakan generasi ke-3). Usaha industri cincau ini sudah berjalan satu abad lebih yang tepatnya berada di RT 20/RW 05 Desa Jatisari, Kecamatan Geger.
Adapun dalam pengolahannya masih menggunakan alat manual atau tradisional yakni dengan menggunakan tungku dari tanah dan alat pembakaran juga masih menggunakan bahan kayu bakar, kemudian bila sudah masak dengan pendinginan juga secara alami (dibiarkan saja).
Deskripsi:
Makanan cincau hitam atau janggelan yang berada di Kabupaten Madiun adalah merupakan home industry. Di saat bulan Ramadhan, industri cincau yang berada di Desa Jatisari ini jumlah perajin bertambah banyak atau meningkat (musiman). Hal ini karena permintaan meningkat, menurut Bapak Winarso pembuat cincau pada hari-hari biasa 2-3 drum, sedangkan saat bulan Ramadhan atau puasa meningkat sampai 12-15 drum (216 ember) untuk siap jual. Hasil industri cincau hitam yang berada di Jatisari Kabupaten Magetan dipasarkan di kota dan kabupaten Madiun juga di Ponorogo bahkan sampai Jawa Tengah.