Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaTradisi Sedekah Laut di Dukuhwaru
Ratusan nelayan di Tegal, Jawa Tengah, belum lama ini, menggelar ritual sedekah laut. Acara tersebut dilakukan sebagai bentuk syukur para nelayan pada Tuhan Yang Maha Esa. Prosesi sedekah laut dimulai dengan mengarak sesaji berupa tujuh kepala kerbau keliling perkampungan nelayan hingga ke kawasan pelabuhan. Sesaji selanjutnya dikumpulkan di halaman kantor koperasi unit desa (KUD) setempat untuk diberi doa oleh seorang kiai. Selesai acara doa, ratusan warga saling berebut air yang diyakini bertuah. Sesaji berupa tujuh kepala kerbau selanjutnya dilarung ke tengah laut. Ribuan warga dengan menumpang puluhan kapal mengiringi prosesi larung sesaji ke tengah laut sehingga masing-masing kapal dipenuhi penumpang. Kendati demikian, puluhan kapal tersebut saling memacu kecepatan cukup tinggi karena tak mau ketinggalan saat sesaji dibuang ke laut. Begitu sesaji dibuang ke laut, masing-masing kapal berebut mendekat sehingga terjadi tabrakan yang melibatkan puluhan kapal. Akibatnya lima kapal rusak. Rebutan sesaji di tengah laut sudah menjadi tradisi. Para nelayan percaya jika kapalnya bisa menabrak kepala kerbau, maka akan selalu mendapatkan ikan yang melimpah. Ritual sedekah laut tersebut digelar bukan hanya sebagai wujud rasa syukur para nelayan pada Tuhan. Namun, sekaligus permohonan agar selalu selamat dan mendapatkan hasil tangkapan yang melimpah. Adapun data Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tegal menunjukkan, hasil tangkapan para nelayan setempat setiap tahun selalu meningkat. Tahun ini, misalnya, pendapatan nelayan tercatat mencapai Rp 138 miliar.