Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaKolbu - Bondowoso, Jawa Timur
Kolbu merupakan upacara peringatan dan penghormatan kepada leluhur oleh warga Desa Blimbing, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso. Upacara adat ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dihadirkannya seorang tokoh yang sangat sakti yaitu Juk Seng. Kesaktian yang dimiliki oleh Juk Seng membuat dirinya mampu berubah menjadi seekor singa yang mampu melawan kejahatan yang ada di desa tersebut. Rangkaian upacara kolbu meliputi pengambilan sesekolan, selamatan tanean, selamatan nangger/arak nangger, dan atraksi singa ulung yang diiringi musik karawitan dan tandek bini, serta tari ojung. Upacara kolbu dilaksanakan setiap tanggal 15 bulan Sya’ban. Ubarampe sesaji dalam upacara antara lain nasi tumpeng, bubur lima warna, jajan pasar, bokor air setaman, damar kambang, dupa, dan daging sapi. Warga desa yang berkumpul dihibur oleh tari singa ulung sebagai lambang piaraan mbah Singa Ulung. Setelah itu kepala desa memberi petuah kepada warga desa kemudian dilanjutkan dengan iring-iringan prosesi (perarakan) menuju Obul-Nangger. Barisan iring- iringan terdiri atas sesepuh adat/kiai, pasangan suami-istri tokoh masyarakat didampingi pembawa umbul-umbul, kelompok perempuan pembawa sesaji yang dipandu oleh penari topeng kuna (topeng kona), barisan umbul-umbul, warga desa yang mengikuti upacara selamatan dan barisan singa ulung yang akan memakan sesaji di Obul-Nangger. Setelah sampai di Obul-Nangger, seorng kiai membacakan doa syukur kepada Tuhan di depan sesaji agar pelaksanaan upacara berjalan lancar dan warga desa selalu berada dalam naunganNya. Seusai doa kemudian ditontonkan atraksi topeng kuno dan warga memberikan uang yang diletakkan di jamang penari yang disebut nyompenge. Seusai upacara nangger warga menuju ke rumah kepala desa. Pada malam harinya warga dihibur dengan kesenian rakyat biasanya adalah ludruk yang dipentaskan semalam suntuk dengan diiringi kennong tello yang merupakan gamelan khas dari Madura.