Sejarah singkat:
Tempe kripik Trenggalek ini awalnya merupakan salah satu pelengkap lauk makan nasi yang dibuat oleh sekelompok masyarakat. Dalam perkembangannya tempe kripik ini menjadi terkenal karena rasa renyah, enak dan gurih.
Awalnya hanya beberapa orang saja yang memproduksi namun kini sudah menyebar ke berbagai wilayah yaitu kelurahan Tamanan, kelurahan Ngantru, Sumber Gedong, Surodakan dan Kelutan, semua ini berada di kecamatan Trenggalek. selain itu, ada di Desa Sugihan kecamatan Kampak.
Deskripsi:
Tempe kripik trenggalek ini terbuat dari bahan dasar tempe kedelai.
Cara pembuatan: Tempe kedelai yang sudah jadi dalam kemasan plastik yang berlebel, kemudian dilepas plastiknya lalu tempe diiris-iris dalam bentuk segi empat (panjangnya seukuran tempe yang ada di plastik tersebut), setelah itu tempe di jemur hingga kering.
Siapkan bumbu bawang putih, aroma kemudian di taburkan ke tempe tersebut lalu di goreng.
Setelah gorengan tempe dingin, kemudian ditata di masukkan ke dalam plastik yang berlebel. Setiap satu bungkus plastik berisi 10 - 12 biji lembaran tempe kripik.