Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaGua Lowo
Sejarah : Menurut cerita, Gua Lowo di kenal masyarakat setempat sebagai tempat pertapaan Mbah Lomejo, Orang yang menemukan Gua tersebut. Gua Lowo ini juga merupakan tempat pertapaan Raden Pamong Amad Adiwiryo, utusan Raden Tumenggung Yudho Negoro waktu mencari upaya agar bisa berhasil membuka hutan wilayah Prigi. Gua ini disebut Gua Lowo karena banyak lowo /kelelawar yang bersarang di dalam mulut goa tersebut, sewaktu gua ini ditemukan oleh Mbah Lumedjo, dan kawan-kawannya. Sebelum gua ini diketemukan oleh Mbah Lumedjo, kondisi lokasi tempat diketemukan gua ini masih merupakan hutan belantara. Deskripsi : Gua Lowo merupakan salah satu bentuk stalaktit dan stalakmit yang indah dan menakjubkan Gua Lowo ini memiliki panjang 850 m, terdiri dari 9 ruang yang luasnya bervariasi dengan panjang 50 meter, lebar 20 meter, dan ketinggian langit-langit antara 10 - 50 meter. Pada sarang 7 dan 8 terdapat relung gua bekas tempat pertapaan Mbah Lomedjo (orang yang menemukan gua ini) dan tempat pertapaan Raden Amad Adiwiryo utusan Raden Yudho Negoro untuk membuka hutan wilayah Prigi. Gua Lowo ini berada pada lokasi pegunungan yang memiliki udara yang sejuk dengan dikelilingi oleh hutan pohon jati yang masih rimbun.