Sejarah singkat:
Wayang suket muncul bermula dari pemikiran terlihat banyak anak-anak desa bermain suket. Wayang suket muncul ekspresi dari seluruh gross Ruth Sosmi desa yang jauh dari kraton. Wayang suket juga menunjukkan betapa hidup mereka sangat lekat dengan spirit agraris yang punya daya tahan yang khusus.
Didesa rumput menjadi mainan anak-anak atau teman berbagi bekerja di rumah. Masyarakat desa dengan kreatif menciptakan aneka bentuk wayang dari rumput (wayang suket)
Deskripsi:
Wayang suket merupakan kreatifitas masyarakat desa membuat wayang dari rumput yang kemudian menggagas dalam pertunjukan dalam kemasan teater musical yang dengan tetap menagntongi rumput suket yaitu semangat berbagi yang pantang menyerah.
Konsep pemanggungan wayang suket yaitu ketika ad anak-anak bermain di [ertanian atau sawah, sebenarnya ada pesan tak terlihat yang luar biasa sekali ketika mereka berbagi, bergurau bertengkar yang terlihat secara alami. Macam pemanggungan wayang suket mungkin ada hal yang artifisetn wayangan tidak mungkin bisa benar-benar natural. Justru karena itulah maka wayang suket tampil apa adanya. Namun tak sadar merupakan cerita baku, tapi dengan tetap larut mencerminkan cerita tentang mereka, ksederhanaan masyarakat desa.
Wayang suket tidak menggunakan alat gamelan perunggu, cukup gamelan besi atau musik pakai mulut.