Sejarah:
Sektor kerajinan mempunyai peranan strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatnya produktifitas masyarakat, menciptakan lapangan usaha memperluas lapangan kerja serta meningkatnya pendapatan masyarakat. Kegiatan sektor kerajinan di Kabupaten Pacitan masih tergolong skala menengah dan kecil. Khusus industri kecil yang merupakan industri rumah tangga dan dilakukan oleh kelompok masyarakat serta merupakan kegiatan sampingan. Kegiatan ini berbasis di pedesaan. Dalam perkembangannya sektor ini mulai berorientasi pada kegiatan ekspor baik tingkat regional, nasional maupun internasional.
Deskripsi:
Bahan baku bambu cukup banyak terdapat di sekitar sentra kerajinan ini, sehingga cukup mendukung kegiatan kerajinan rakyat serta adanya tenaga terampil dan murah. Beberapa jenis produksi seperti tempat koran/majalah, meja kursi, penyekat ruangan, kipas, keranjang dan sebagainya. Hasil kerajinan ini disamping untuk keperluan domestik, produksi kerajinan anyaman bambu/rotan ini dipasarkan ke Yogyakarta, Jakarta dan diekspor ke luar negeri melalui perantara eksportir CV. Mande Handicraff.