Sejarah:
l. Awal mula diangkat dari terbang gulipang (rodat) di bawah tahun 40 iringannya hanya terbang ditampilkan pada malam jum’at legi, saat ada orang hajatan (srakalan / rodat).
ll.Setelah tahun 45 terbang gulipang iringannya tambah ketipung (kendang lanang dan kendang wedok) lain dengan kendang wayang.
lll. Lama-lama ditambah saron, seronen, (tahun 1970).
lV. Tahun 1984 gerakan ditambahkan yang semula gerak “gelap” ngrawis, silat, ngencengi sabuk, ukel asla, ongkekan.
Deskripsi:
Atraksi budaya berupa terian sambil singiran dengan iringan rebana dan beberapa instruman gamelan. Glipang asli mengenakan kustum pel pulisi, kostum pakaian tentara (pel pulisi) serba putih dengan pistol.