Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaWayang Thengul - Bojonegoro, Jawa Timur
Sejarah: Wayang Thengul sering juga disebut wayang manak : Menurut cerita, wayang thengul berasal dari Walisongo ketika mendirikan Masjid Agung Jawa Tengah. Untuk merayakanya setiap masyarakat diminta membuat wayang dari kayu yang meyerupai manusia wayang tersebut kemudian wayang tersebut dimainkan oleh Sunan Kalijaga sebagai media dakwah siar Islam. Bagaiman bisa sampai kewilayah Bonjonegoro, tidak kira diketahui dengan pasti. Hanya dapat dikatakan bahwa wayang thengul di Bonjonegoro bisa berkembang diseluruh kecamatan diwilayah Kabupaten Bonjonegoro. Dahulu dalang wayang thengul mencapai ratusan sekarang kurang lebih tinggal 30 dalang saja. Deskripsi: Wayang Thengul merupakan salah satu jenis wayang yang ada di Indonesia kalau di Jawa Barat biasa di sebut dengan wayang golek. Diwilayah Bonjonegoro wayang ini dahulunya bisa berkembang dengan baik, namun belakangan hanya tinggal ± 30 dalang wayang thengul. Wayang Thengul ini dibuat dari kayu randu alas yang banyak ditemukan di wilayah Bonjonegoro. Bentuk dari wayang ini teryata juga mengalami perkembangan setelah digarap oleh Mardanis, pengrajin wayang thengul. Sejak itu karakter tokoh priyanya kelihatan lebih gagah dankarakter wanitanya terlihat cantik. Saat itu wayang thengul sudah sangat jarang yang dipentaskan, karena peminatnya sudah berkurang. Hanya sesekali pentas untuk acara 17-an, dan upacara tradisional. Untuk mengisi kekosongan waktu para dalang dan para anggotanya ini kemudian membuat Wayang Thengul untuk cideramata yang dijual ke obyek-obyek wisata seperti di P. Bali. Untuk menarik generasi muda dalam melihat pentas wayang ini, biasanya lama pementasan diperpendek dan mengambil cerita yang berhubungan dengan kerajaan-kerajaan.