Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Rebo Pungkasan |
Tujuan dari diselenggarakannya upacara ini adalah untuk memanjatkan doa puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala berkah yang selama ini telah diterima dan mohon berkah untuk keselamatan, kebahagiaan di masa mendatang serta untuk mengenang Kyai Faqih Usman yang selama ini dikenal sebagai tokoh yang diyakini dapat menolong masyarakat setempat. Waktu penyelenggaraan adalah pada hari Rabu terakhir bulan Sapar. Peralatan yang digunakan bermacam-macam pada umumnya terbuat dari bambu yang nantinya dipergunakan untuk memikul sesaji berupa lemper raksasa dan gunungan. Prosesi upacara diawali dengan penyelenggaraan pasar malam dengan berbagai stand permainan dan jualan.
Pada puncak acara diasakan kirab dengan mengusung gunungan dan lemper raksasa dengan ukuran 2,5 meter berdiameter 45 cm. Lemper diarak dari masjid Wonokromo menuju balai desa Wonokromo sejauh 2 km. Dalam kirab ini barisan terdepan adalah prajurit kraton disusul dengan lemper raksasa dan diikuti pula oleh lemper lain yang berukuran 10 cm dan 15 cm. Selanjutnya di belakangnya kelompok kesenian khas daerah ini seperti slawatan, kurosiswo, rodat dan lain-lain.