Wawancara dan "Babad Tanah Perdikan pakuncen Kota lama District Kertosono dan Legenda Macan Kopek", yang disusun oleh Ahmad Akbar Sunandir, S.Pd., dkk, 2007.
Desa Pakuncen Kecamatan Patianrowo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Daerah Tingkat II Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Desa Pakuncen banyak menyimpan sejarah tentang berdirinya Kadipaten Posono (Kertosono).
Desa Pakuncen Kota Lama Kertosono merupakan salah satu Daerah Istimewanya Kabupaten Nganjuk. Secara geografis, Desa Pakuncen berada di wilayah Kecamatan Patianrowo. Desa ini memiliki luas wilayah 11,075 Ha, yang dihuni oleh 65 KK dengan jumlah penduduk 324 jiwa. Jika dilihat dari jumlah penduduk yang hanya 324 jiwa, maka sebetulnya kurang memenuhi syarat sebagai desa, dikaitkan dengan Peraturan Mendagri No. 4 Tahun 1981. Peraturan tersebut menetapkan bahwa pembentukan desa setidak-tidaknya memiliki 500 KK atau sedikitnya 2500 jiwa. Namun karena pertimbangan lain maka Desa Pakuncen menjadi sejajar dengan desa-desa lainnya.
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan tersebut antara lain adalah perjuangan menyebarkan Agama Islam di Desa Pakuncen dan sekitarnya, ditunjukkan dengan banyaknya peninggalan bersejarah dan petilasan Kadipaten Posono seperti Masjid Baitur Rohman, Dua Gentong Air dari batu, Makam Keluarga dari Mataram, Tugu, Kadang Sentono, dan sebagainya.