Sejarah:
Suwar-suwir makanan khas Jember yang sudah ada sejak jaman Belanda sehingga dikerjakan secara turun-temurun. Di wilayah Jember ini terdapat pengusaha suwar-suwir sebanyak 25 orang yang menghasilkan suwar-suwir antara 2 - 5 ton/hari. Makanan ini dibuat dari bahan tape dan gula yang dimasak sampai keras lalu dibungkus dengan kertas minyak.
Deskripsi: Bapak Tofik ini mulai memproduksi suwar-suwir sekitar tahun 1988 yang meneruskan usaha orang tuanya. Bahan yang digunakan dalam berproduksi adalah tape dan gula dan rasa dengan perbandingan 1:1 dan rasa secukupnya. cara memasak tape dan gula dicampur dan diaduk-aduk di atas api yang kecil. Setelah kadar airnya mencapai 5% yang rata-rata memasaknya dua jam lalu diangkat dan diratakan di dalam loyang dan didiamkan selama satu hari dan setelah itu dipotong-potong dengan panjang sekitar 5 cm dan ketebalan 1-2 cm kemudian dibungkus dengan kertas minyak dan plastik lalu di pak.