Seni Pertunjukan Salempang ornas semula merupakan bagian dari kesenian tradisi topeng Madura yang disebut Kenong Telok atau Kesenian Romang yang berjaya pada tahun 1950-an, yaitu sebuah drama topeng yang diadalamnya ada tampilan episode tarian salempang arnas atau Salempang Baris.
Pada masa selanjutnya, episode tarian Salempang ornas dikembangkan menjadi sebuah pertunjukan tersendiri.
Seni Tari salempang ornas berupa tarian gerakan kompeni berbaris yang ditampilkan dengan kelucuan-kelucua.
Peraga penari Salempang Ornas terdiri:
-Empat penari (laki-laki atau perempuan) berperan sebagai praurit.
-Seorang penari laki-laki berperan sebagai pemimpin barisan (ornas) yang sekaligus sebagai pelawak.
-Seorang penari laki-laki berperan sebagai tuan besar (kapten).
-Seorang penari laki-laki berkostum wanita berperan sebagai nyonya besar/nyonya kapten.
-Seorang penari laki-laki kulit hitam berperan sebagai tuang mayor.
Seni salempang Ornas merupakan adegan sindiran bagi orang Indonesia yang menjadi antek Belanda dan berbuat semena-mena kepada bangsanya sendiri.