Sejarah: Tembakau adalah bagian dari sejarah pertumbuhan Kota/Kabupaten Jember. Pada tahunj 1850, Gearge Birnie seorang warga negara Belanda keturunan Skotlandia membuka perkebunan tembakau untuk di pasarkan hasilnya ke Eropa (Bremen). Pada waktu itu Birnie mendatangkan para pekerja dari Blitar dan Madura dan sekitarnya. Tembakau ini banyak ditanam di wilayah Kecamatan Wuluhan, Mayang, Tanggul dan Puger. Pada waktu itu penduduk Jember hanya 5.000 orang, namun dengan adanya perkebunan yaitu pada abad 19 penduduknya mencapai 1 juta orang para pekerja ini dari pengolahan tanah sampai pengolahan hasil, yaitu penyaringan dan pembuatan cerutu
Deskripsi: Tembakau merupakan tanaman perkebunan yang diandalkan kabupaten Jember pada jaman dahulu, sehingga Kota Jember sampai dikenal di Bremen karena cerutunya. Berkat tembakau dapat menampung tenaga kerja terbesar di Jember terutama tenaga wanita. Tembakau ini setelah dipanen kemudian dikeringkan ke dalam brak secara berpindah-pindah penempatannya dan setelah kering di sortir oleh perempuan dan selanjutnya di proses menjadi cerutu.