Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Otak-otak Bandeng |
sejarah : Makanan adalah salah satu syarat untuk hidup manusia dan dikomsumsi setiap hari untuk melangsungkan hidupnya. Pada dasarnya macam-macam makanan yang diolah untuk kebutuhan sehari-hari.
Seperti diketahui makanan di masyarakat yang tinggal di kota dan di desa agak berbeda, karena faktor ekonomi yang tidak sama. Perbedaan ini meliputi wujud, variasi dan cara pengolahannya. Hal ini karena tingkat kemampuan masing-masing orang tidak sama sehingga dalam makan sehari-hari juga berbeda menurut menunya.
Masakan di kota sudah dilengkapi dengan bumbu yang siap saji tetapi di desa mungkin masih secara tradisional dan menu sendiri, sehingga kelihatan sangat sederhana. Oleh karena makanan sehari-hari sebagai salah satu wujud kemampuan seseorang maka menupun juga tidak sama. Namun dalam perkembangan jaman yang maju ini makanan yang diberi atau dicampuri zat kimia akan menjadikan sakit yang mungkin lama akan sembuhnya. Oleh karena itu dalam mengkomsumsi makanan yang telah diberi zat kimia harus hati-hati supaya selamat.
Deskripsi :Makanan khas di Kab.Gresik yaitu otak-otak Bandeng, yang dijual dijalan Sindujoyo dan jalan Veteran Gresik. Menurut dari nara sumber memang rumit cara memasaknya, karena banyak bumbu yang harus diberikan sehingga akan lezat jika sudah masak. Cara pengolahan seekor bandeng yang masik mentah yang sudah dihilangkan durinya lalu dagingnya dimasuki bumbu yang terdiri dari mrica, lombok yang sudah digilas dan sudah lembut, selain itu ada pula brambang, bawang dan perasan santan kelapa. Bandeng yang masih mentah tersebut semua dilumati bumbu secara merata. Sesudah semuanya siap dalam siap dalam arti semuanya sudah dipandang tidak ada yang kurang bumbunya lalu dibakar sampai masak. Pada waktu dibakar kelihatan aroma bumbu dapat menyengat dalam hidung dan nampak sekali kelezatan dengan aroma yang dapat menimbulkan ingin makan bandeng tersebut yang sudah masak.