Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaKerajinan Limbah Kayu Jati ayu jati - Ngawi, Jawa Timur
Sejarah: Bermula dari banyaknya limbah tebangan kayu jati yang hanya dipakai sebagai kayu bakar, kemudian menumbuhkan ide untuk memanfaatkan limbah tersebut, menjadi sesuatu yang berguna. Limbah kayu jati itu kemudian dijadikan bahan baku untuk membuat barang-barang kerajinan atau souvenir yang bercorak tradisional alamiah/unik primitif dengan tidak meninggalkan identitas Ngawi sebagai tempat bersejarah diketemukannya fosil manusia purba. Ternyata ide kreatif ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat pecinta barang-barang seni. Deskripsi: Kerajinan ini memanfaatkan limbah kayu jati sebagai bahan utamanya. Sisa-sisa atau limbah kayu jati dari penebangan yang sudah tidak dipergunakan baik yang berupa akar, batang pohon yang biasanya digunakan untuk kayu bakar. Limbah kayu jati ini kemudian dengan sentuhan seni dari beberapa warga masyarakat dibuat satu benda yang bermakna diubah menjadi satu kerajinan yang unik dan apik. Salah satunya yaitu Subiyanto yang memanfaatkan limbah kayu jati tersebut dengan sentuhan seni dan kreatifnya diubah bentuknya menjadi tempat payung, tempat buah, ember, lemari, kursi dan lain sebagainya. Bahan baku yang berupa limbah kayu jati tersebut diproses dengan menyesuaikan bentuknya, kemudian diamplas, di vinishing dengan cara di pernis. Setelah itu baru bisa dijual. Bahkan karena artistiknya hasil dari kerajinan ini sudah bisa diekspor sampai ke luar negeri seperti Jepang, Belanda, dan lain sebagainya. Ternyata dari kerajinan ini bisa meningkatkan taraf kehidupan menjadi lebih baik.