Sejarah:
Sentra batik Pringgodani lahir atas prakarsa seorang dalang yang bernama Sukadi yang tergerak hatinya karena melihat animo masyarakat yang tinggi apalagi jiwa seni dan wirausaha yang selalu ada dalam dirinya tergerak untuk mensukseskan gerakan batik khas Ngawi dengan mendirikan sentra batik Pringgodani.
Deskripsi:
Sentra batik Pringgodani berada di daerah Mojo, Bringin, Kabupaten Ngawi yang didirikan oleh Sukadi yang juga seorang dalang. Karena jiwa seninya inilah kemudian ia mengumpulkan para tetangga untuk mengisi waktu luangnya karena sementara di kampung belum ada pekerjaan. Mereka diajari untuk membatik, kemudian diarahkan dan dibina agar teknik membatiknya benar dan hasilnya bagus. Proses pembatikan diperlukan waktu beberapa hari dan beberapa tahaapan mulai dari pemilihan atau pembelian kain polos (putih), kemudian proses kain di TRO atau menghilangkan lemak, selanjutnya perancangan motif (di mal), baru kemudian dicanting atau proses pembatikan, kemudian dikancing dengan waterglass, dan pewarnaan kain, hingga pengeringan dengan cara dijemur. Jadi dilakukan dengan teliti dan jlimet. Adapun motif batik yang diproduksi dari Pringgodani adalah motif balung pring, benteng pendem, melon raya, jadat awi, kali tempuk, karang jati dan lain sebagainya.