Rodat adalah seni pertunjukan rakyat dengan menyanyikan syair-syair dan kitab Barzanji yang bernafaskan Islam. Pada umumnya kesenian rodat diselenggarakan untuk memperingati peringatan Maulud Nabi, tingkeban, nadir atau kaulan.
Rodat merupakan suati jenis kesenian tradisional yang ditarikan dengan posisi duduk dan berdiri. Penari berdiri saat bagian srokal, yaitu adegan yang mengisahkan datangnya Nabi ke Madinah dan seolah – olah sedang berdiri menyongsong kedatangan Sang Nabi. Penari berjumlah 20 sampai 30 orang pria yang berbaris lurus dengan posisi kaki terbuka dan lengan dalam posisi rendah. Wajah penari tidak dirias , pakaian terdiri atas kemeja putih, kain sarung, peci atau topi pet. Instrumen musik yang digunakan adalah jedhor, terbang, dhodhog, kencring, dan genjring.