Usaha kerajinan topeng Malang milik Handoyo berlokasi di Jl. Prajurit Slamet, Dukuh Kedungmonggo, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Proses awal pembuatan topeng khas Malang dengan menyiapkan bahan mentah dari kayu nangka, mentaos, dan kayu kembang yang telah disimpan selama kurang lebih lima bulan. Kayu tersebut kemudian digambari dengan wajah berbagai tokoh pewayangan seperti Panji Asmoro Bangun, Sekar Tadji, dan lain-lain. Setelah itu diukir sesuai dengan pola yang telah dibuat dengan alat ukir patu, pecok, dan tatah, kemudian topeng dihaluskan menggunakan kertas gosok (ampelas).
Setelah topeng dirasa halus tahap selanjutnya adalah pengecatan. Sebelum dilakukan pengecatan dengan berbagai warna terlebih dahulu dilakukan pengecatan dasar dengan warna putih menggunakan cat tembok. Setelah cat dasar mengering barulah kemudian dicat dengan berbagai warna sesuai dengan karakter topeng yang diinginkan. Proses selanjutnya adalah topeng yang telah diwarnai kemudian dikeringkan dengan cara diangin-anginkan tidak dijemur secara langsung di bawah teriknya matahari karena akan menyebabkan catnya menjadi pecah-pecah.