Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Kerajinan Bambu Magetan |
Suparno merupakan salah satu pengrajin anyaman bambu di Desa Ringinagung yang masih bertahan. Usaha kerajinan bambu Suparno telah dirintis semenjak tahun 1985. Proses produksi kerajinan anyaman bambu dilakukan masih cara hand made atau manual menggunakan tangan karena hingga saat ini pembuatan anyaman bambu belum ada alat mekaniknya (mesin).
Suparno mengawali berdagang kerajinan anyaman bambu dengan berdagang secara keliling dan menggelar dagangan di tempat wisata Sarangan. Pada awal berdagang, produk yang ditawarkan antara lain kerajinan anyaman tempat koran, kap lampu, capil (topi anyaman bambu) dan tutup saji. Kerajinan anyaman bambu Suparno pernah go international antara lain di ekspor ke Oman dan Dubai, namun semenjak tahun 2014, permintaan dari kedua negara itu telah berhenti tanpa ada kelanjutan.
Bahan baku untuk kerajinan anyaman bambu, bambu yang digunakan adalah jenis bambu apus. Bahan baku tersebut diperoleh dari daerah Magetan sendiri. Sedangkan untuk bahan kerangka menggunakan bambu dengan jenis petung. Bambu sebagai bahan pembuat kerangkanya didatangkan dari daerah lain di sekitar Magetan seperti Ngawi, Ponorogo, Pacitan dan Wonogiri Jawa Tengah.
Produk yang dihasilkan antara lain kotak tisu, kap lampu, piring pincuk bambu, piring lingkar bambu, keranjang parcel dan sebagainya. Kerajinan karya Suparno khususnya untuk keranjang parcel terdapat dua jenis yaitu jenis cincin dan jenis dan jenis teratai. Hasil kerajinan anyaman bambu khususnya keranjang parcel dikirim ke berbagai kota di Jawa Timur seperti Madiun, Surabaya, Mojokerto, Jombang, Blitar, dan Ponorogo, sedangkan kota-kota lainnya antara lain Klaten, Sragen, Semarang, Yogyakarta, Bekasi, Tasikmalaya dan Jakarta. Kota yang paling banyak permintaan keranjang parcel bambu adalah Yogyakarta, Klaten dan Blitar.
Satu paket keranjang parcel bambu jenis cincin yang berisi tiga unit dijual dengan harga Rp 31.000,- sedangkan keranjang parcel jenis teratai dijual menurut ukuran dengan harga berkisar antara Rp 5.000,- hingga Rp 7.000,- per buahnya.