Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaApem Kesesi
Apem dikenal di berbagai daerah di Pulau Jawa, namun demikian makanan ini disebut-sebut sebagai makanan khas dari Pekalongan. Daerah yang terkenal sebagai pusat pembuatan apem adalah di Desa Bantul, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Makanan ini mudah ditemukan di daerah Pemalang – Pekalongan, dan karena pemasaran yang cukup besar di daerah Comal maka sering kali kue apem dari Kesesi ini disebut dengan apem Comal. Kue apem bahan dasarnya dari tepung beras dan gula merah. Cara Membuat Kue Apem Kesesi beras dicuci bersih, lalu direndam selama dua malam, kemudian ditumbuk sampai menjadi tepung. Alat untuk menumbuk masih memakai alat tumbuk yang sederhana berasal dari kayu dan memakai lesung dari batu. Setelah itu tepung diuleni diaduk rata sampai berbentuk adonan yang kalis. Gula merah dicairkan lalu adonan dicampurkan menjadi satu dan di cetak. Setelah dicetak lalu dikukus selama kurang lebih 15 menit. Rasa apem kesesi manis, dan tidak ada rasa kecut atau masam. Hal itu konon aor yang dipakai untuk mencuci beras dan juga untuk memasak yang membuat rasa apem kesesi berbeda dengan kue apem dari daerah lain. Kue apem kasesi ini tidak memakai bahan-bahan kimia. Peralatan yang digunakan untuk memasak apem kesesi ini juga sangat unik berupa dandang, anyaman, sarangan dan daun pisang. Anyaman dan sarangan dibuat dari bambu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat mencetak Apem Kesesi. Peralatan dari bambu itu sampai sekarang masih tetap dipakai dan tidak digantikan dengan peralatan yang berasal dari bahan plastik.