Tradisi prosesi atau perayaan arak-arakan terhadap Hati Kudus Tuhan Yesus yang dilaksanakan di Gereja Ganjuran yang berlokasi di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan tradisi yang telah lama ada. Tradisi mulai dilaksanakan sejak Gereja Ganjuran berdiri tahun 1924 dan hingga sekarang masih dilestarikan. Waktu pelaksanaan tradisi ini yaitu pada setiap minggu terakhir bulan Juni. Tujuan dilaksanakan prosesi ini adalah agar kaum beriman semakin dikuatkan imannya dan dengan penuh keyakinan mau mengikuti dan menghormati Sakramen Mahakudus
Jalannya arak-arakan dimulai dari dalam gereja dan berakhir di depan Candi Ganjuran. Di candi tersebut acara inti dari perayaan prosesi dilakukan yaitu Misa Prosesi. Sebelum sampai pada Misa Prosesi didahului dengan arak-arakan Sakramen Mahakudus yang dilengkapi dengan berbagai rangkaian lainnya termasuk gunungan dan ubarampainya. Makna dan symbol dari pelaksanaan tradisi proses dapat dilihat dari peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk meluhurkan nama Tuhan.