Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaForum Ebleg Kebumen Aji - Kebumen, Jawa Tengah
Forum Ebleg Kebumen Aji (FEKA) merupakan forum yang dibentuk atas dasar kesepakatam dari 50 grup kesenian ebleg (atau juga disebut kuda lumping) yang ada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Forum ini didirikan pada tanggal 1 Februari 2018. Pemberian nama Ebleg Kebumen Aji mengandung makna filosofi yaitu suatu harapan agar di masa mendatang forum ini dapat menjadi lebih “aji” atau lebih berharga. Forum Ebleg Kebumen Aji dibentuk dengan tujuan agar menjadi forum yang bisa menjadi sarana untuk menjalin komunikasi antarkomunitas ebleg se- Kabupaten Kebumen, sehingga mempererat persatuan komunitas ebleg. Selain itu, forum ini juga sebagai media untuk berembug memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi pada kesenian ebleg, baik berkaitan tentang pertunjukan dan pendanaannya. Kesenian Ebleg Ebleg atau yang juga disebut kuda lumping merupakan suatu kesenian tradisional berupa tarian khusus asli dari Kabupaten Panjer (nama Kabupaten Kebumen pada zaman dahulu) yang mengandung unsur mistis, filosofi, moral, sejarah, dan patriotisme yang sudah ada sejak masa kerajaan Mataram Islam di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyakarakusuma. Kesenian ini diciptakan untuk mengabadikan perjuangan Sultan Agung Hanyakrakusuma ketika menjadikan Panjer sebagai basis militer dan lumbung pangan saat berperang melawan kolonial Belanda. Kekalahan Mataram pun disebabkan karena habisnya stok pangan akibat lumbung pangan yang terbesar di daerah Panjer dibakar oleh Belanda. Tujuan penciptaan kesenian ini adalah sebagai pengingat bagi generasi mendatang dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. (warisanbudaya.kemdikbud.go.id) Berdasarkan keterangan dari Sodirin (Ketua FEKA), penyebutan ebleg sebenarnya mengacu pula pada ebeg atau kuda lumping. Ketiganya sama saja. Yang membedakan adalah jenis tariannya (pakem), yaitu ada gaya banyumasan, gaya cilacapan, dan gaya kebumenan. Kesenian ebleg yang asli gaya kebumenan bisa diketahui dari seperangkat alat musiknya yang mana terdapat satu alat musik tiup khas bernama slompret. Alat musik tersebut tidak ditemukan pada gaya banyumasan dan gaya cilacapan.

 -