Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaJenang Jaket - Banyumas, Jawa Tengah
Jenang Jaket adalah salah jenis makanan tradisional berupa jenang atau dodol khas dari Mersi, Purwokerto. Jaket merupakan singkatan dari jenang asli ketan, begitulah menurut pencipta nama branding makanan tradisional jenang jaket yaitu Ibu Daryanti (usia 66 tahun). Keahlian membuat jenang yang terbuat dari tepung ketan ini adalah keturunan dari ayahnya yang dulu juga mempunyai usaha membuat jenang yang sama, namun waktu itu belum ada namamya. Sejak tahun 1980 Ibu Daryanti mulai membuka usaha sendiri dengan resep dari ayahnya dengan nama Jenang Jaket. Alasan mengapa Ibu Daryanti membuka usaha jenang jaket ini adalah selainingin melestarikan makanan khas daerah yaitu jenang yang bebahan baku tepung ketan, Ibu Daryanti ingin membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Lokasi produksi, tempat tinggal dan sekalian warung sebagai tempat pemasaran jenang jaket milik Ibu Daryanti ini ada di Kelurahan Mersi, Purwakerto Timur, tepatnya ada di jl. Adipati Mersi No 68 Purwokerto Timur. Dalam memproduksi jenang jaket ini Ibu Daryanti memanfaatkan tenaga kerja di sekitar Kelurahan Mersi, Purwokerto Timur. Saat ini Ibu Daryanti mempunyai karyawan sebanyak 20 orang. Jenang jaket terbuat dari bahan utama tepung beras ketan yang dicampur dengan gula Jawa, dan santan kelapa. Jenang jaket memiliki cita rasa manis dengan aroma yang khas dari santen dan gula Jawa. Sedangkan alat yang digunakan untuk membuat jenang jaket antara lain: wajan, kenceng yang terbuat dari tembaga, alat untuk mengaduk, alat yang dibuganakan untuk mengaduk saat memasak jenang, tampah kecil, tungku dan menggunkan kayu sebagai bahan bakarnya, dan lain-lain. Pada proses produksi jenang jaket ini Ibu Daryanti mempunyai resep dengan komposisi sebagai berikut: untuk satu adonan memerlukan:20 Kg beras ketan yang dibuat tepung, 30 kilogram gula Jawa, 40 buahkelapa yang diparut dan diambil santannya sebanyak 20 lt. Pada hari-hari biasa, dalam sehari Ibu Daryanti memproduksi 2 kali resep. 1 kali resep menghasilkan 9 tampah, 1 tampah mempunyai berat 9 kg, Jika dipotong kecil-kecil 1 kg menjadi 32 potong. Sedangkan harga jualnya 1 kg sebesar Rp. 34. 000. Pada masa liburan sekolah atau tanggal merah produksi jenang jaket meningkat hingga 10 resep. Bahkan saat lebaran Ibu Daryanti paling tidak menyiapkan 3 ton beras ketan. Fungsi makanan tradisional jenang jaket selain menjadi satu hidangan yang biasanya ada pada saat masyarakat sekitar mempunyai hajat, misalnya pernikahan, tasyakuran, dan lain- lain. Di samping itu jenang jaket juga sangat popular, dan sering dijadikan sebagai oleh- oleh khas wisatawan yang berkunjung di Purwokerto . Jenang jaket selain ditemukan di warung milik Ibu Daryanti yang beralamat di Jl. Adipati Mersi No 68 Purwokerto Timur, Kab Bayumas, Jawa Tengah atau dapat juga dibeli di pusat penjualan oleh-oleh khas di Purwokerto.