Peranan Sejarah:
Monumen ini dibangun pada tahun 1989 dengan tujuan untuk mengenang jasa para tentara, mantan mahasiswa dan pelajar yang telah gugur di medan perang dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Monumen ini diresmikan oleh Menhankam/Pangab Jenderal TNI LB. Moerdani pada tanggal 26 Agustus 1989.
Bentuk Monumen:
Batu bata, kayu jati, genteng, tanah liat. Lebar 1,5 m, tinggi 2,5 m, tebal 1 m
Abad 20 (1989). Terawat dengan baik. Milik Pemerintah Kota Salatiga
Dasar monumen berbentuk persegi empat dari batu bata dilapisi batu tempel berwarna hitam. Patung Ganesya sebagai symbol dewa ilmu pengetahuan terbuat dari batu andesit. Monumen dikelilingi pagar terbuat dari pilar batu. Antara pilar yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan rantai besi.