Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSate Ambal - Kebumen, Jawa Tengah
Sejarah : Sejarah Sate Ambal: awalnya terdapat sebuah desa kecil kawasan pantai selatan Pulau Jawa, (Jalan Lintas Selatan-Selatan) tepatnya di Desa Ambal Resmi, wilayah Kec. Ambal Kab. Kebumen, Jawa Tengah terdapat makanan sate ayam yang tidak kalah cita rasanya dengan Sate Ayam pada umumnya. Sate Ayam buatan masyarakat Desa Ambal Resmi, selain cita rasanya yang khas juga unik karena bumbunya menggunakan campuran tempe kedelai. Karena yang membuat masyarakat Ambal secara turun-temurun maka sate ayam ini populer dengan sebutan Sate Ambal. Berkat kekhasan dan keunikan itulah tidak kepalang tanggung pada saat kunjungan kerja Presiden Megawati Soekarnoputri ke Kab. Kebumen, salah satu menu utamanya adalah sate ayam Ambal yang kesohor di wilayah itu. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah H. Mardiyanto (sekarang Mendagri) pun menyempatkan diri berkunjung ke salah seorang pedagang sate ayam langsung di Desa Ambal Resmi untuk bersantap di tempat itu. “Tidak sedikit pejabat yang singgah ke warung-warung sate ayam Ambal di Desa Ambal Resmi ini. Sate Ambal ini, menurut cerita, pertama kali diciptakan oleh Bupati Ambal, K.R.A.H. Poerbanagara, melalui juru masaknya. Deskripsi : Sate ini dibuat dengan cara, pertama-tama potongan daging yang akan dibuat sate direndam dulu dalam bumbu yang dibuat dari 9 macam rempah-rempah dan gula jawa (gula merah), kemudian baru dibakar, dan setelah matang warnanya tetap coklat muda, tidak menjadi hitam. Bumbunya pun sedikit berbeda, bumbu kacangnya dicampur dengan tempe mondhol (tempe yang belum jadi).