Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaBahasa Orang Samin - Kradenan, Kab. Blora, Jawa Tengah
Sejarah : Bahasa yang digunakan oleh masyarakat yang tinggal dimana pun selalu menggunakan Bahasa Jawa Lugu, yaitu bahasa jawa yang sederhana atau bersahaja. Mereka tidak mengenal tingkatan bahasa Jawa, seperti Bahasa Jawa Krama, Bahasa Jawa Madya dan Bahasa Jawa Ngoko. Mereka tidak mau mempelajari dan menggunakan bahasa selain Bahasa Jawa karena itu tidak sepantasnya orang Jawa menggunakan bahasa asing. Dalam pikiran mereka orang asing itu (Belanda) suka menjajah dan merampas kemerdekaan manusia. Karena itu orang samin tidak senang kepada pemerintah Belanda, ini terbukti dengan sikap mereka yang menentang dengan cara tidak mau membayar pajak. Dalam hal ini rasa kebangsaan masyarakat Samin sangat mendalam. Pada masa kolonial, Bahasa Jawa mereka gunakan bila mereka bicara dengan lurah atau kepala desa, perangkat atau perabot atau pamong desa yang lain. Situasi sekarang sudah berubah dan tidak sama dengan pada jaman kolonial dulu, masyarakat Samin juga mengalami perubahan. Mereka pada umumnya sudah menyesuaikan dengan masyarakat sekitar yang tinggal dalam satu komunitas dan bisa menggunakan Bahasa Jawa Kromo andhap dengan orang di lkuar masyarakat Samin, akan tetapi ajaran-ajaran yang mereka terima dari Samin Surosentiko tetap mereka pertahankan. Diskripsi : Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Samin yang tinggal dimanapun menggunakan Bahasa jawa Lugu yaitu bahasa jawa yang sederhana dan bersahaja. Mereka tidak mau mempelajari dan menggunakan bahasa selain Bahasa Jawa. Mereka beranggapan bahwa orang jawa harus berbahasa jawa, karena itu tidak sepantasnya orang Jawa berbahasa asing, menurut anggapan mereka. Dalam perkiraan mereka orang asing itu Belanda, adalah bangsa yang suka menjajah dan merampas kemerdekaan manusia. Oleh karena itu orang Samin tidak senang kepada pemerintah Kolonial (Belanda).