Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Batik Purworejo - Purworejo, Jawa Tengah |
Sejarah:
Kain Batik Dewa Motif Bambu Khas Purworejo,Bambu merupakan pohon berakar serabut dan tumbuh berkelompok yang sering dijumpai dipedesaan. Banyak sekali jenis pohon bambu yang tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Begitu juga di daerah Purworejo Jawa Tengah. Bambu telah menjadi icon di daerah Purworejo daerah utara. Setidaknya di daerah Kecamatan Bener, hampir separuh warganya menggantungkan hidup kepada tanaman Bambu. Diantaranya bambu menjadi bahan dasar pembuatan kerajinan kursi bambu, anyam anyaman, gebyok dan banyak kerajinan rakyat lainnnya. Begitu pun
para pembatik Batik Dewa
Dalam bentangan kain di Batik Dewa, Motif Bambu yang simpel mengandung arti besar bagi keseharian masyarakat Purworejo Jawa Tengah. Tanaman bambu banyak diperlukan untuk kehidupan masyarakat sehari hari. Bambu telah dapat menjadi sumber kehidupan masyarakat sehari hari. Dari bahan baku untuk membangun rumah sebagai tempat tinggal, untuk membuat alat perabotan rumah tangga sampai dengan bambu muda yang bisa untuk dijadikan sayur. Masyarkat di daerah ini tidak bisa hidup tanpa pohon Bambu. Itulah konsep besar yang diangkat oleh Batik Dewa. Simpel, banyak ditemui dan bermanfaat bagi manusia. Dewa Batik Indonesia menyuguhkannya dengan ukiran canting dan cap bambu yang dituang dengan jelas diatas Kain Batik Dewa Motif Bambu Khas Purworejo.
Deskripsi :
Cara Membuat Batik Tulis Khas Tradisional tidak bisa dilakukan oleh semua orang, bahkan tidak semua pembatik mampu dengan baik saat membatik tulis diatas kain. Karena tingkat kesulitannya itulah harga kain batik tulis sangat mahal. Bahkan perpotong bisa dihargai sampai jutaan rupiah. Berikut ini adalah langkah langkah membatik tulis tradisional.
• Langkah pertama adalah membuat disain batik yang ingin kita lukis diatas kain putih yang sudah dipersiapkan. Gunakan pensil saja untuk menggambar desain. Desain motif terserah apa yang ingin kita gambar. kita bisa mencontoh motif yang sudah ada atau berkreasi menciptakan motif sendiri.
• Alat membatik yang digunakan adalah canting. Gunakan canting yang telah berisi lilin cair atau disebut malam untuk melapisi motif yang diinginkan.Digunakannya malam bertujuan agar pada saat pencelupan bahan setelah digambar kedalam larutan pewarna bagian yang diberi lapisan lilin tidak terkena.Saat pencelupan dilakukan Setelah lilin cukup kering, celupkan kain kedalam lautan pewarna.
• Setelah proses mencanting selesai, anda bisa menyiapkan air yang dipanaskan dan campurkan dengan pewarna kain. Tujuan pencelupan kain adalah untuk menghilangkan lapisan malam sehingga motif yang telah digambar sebelumnya terlihat jelas. Proses pencelupan ini tidak akan membuat motif yang telah digambar hilang karena bagian atas kain tersebut telah dilapisi malam. Karena lapisan lilin tidakakan luntur seluruhnya.