Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | PAN-SAPONAPAN BABURUGHAN SAÈ - BANGKALAN, JAWA TIMUR |
Sejarah:
PAN-SAPONAPAN BABURUGHAN SAÈ merupakan tradisi aturan tata krama dalam kehidupan masyarakat Madura, khususnya di Bangkalan, antara lain tata krama bertamu, tata krama menemui tamu, tata krama berjalan di depan rumah orang, tata krama makan, dan tata krama berbahasa.
Adat tata krama kesopanan Madura, khususnya di Bangkalan, sudah ada sejak jaman dahulu, ketika pemerintahan di Bangkalan masih bersifat kerajaan. Aturan tata krama tersebut khususnya berlaku dalam kehidupan kaum bangsawan atau keluarga raja-raja bangkalan, yang pada masa sekarang tampa pada sebutan ‘raddin’ (raden), ‘ddin ajuh’ (Raden Ayu). Akan tetapi kemudian tata krama tersebut kemudian diterapkan juga dalam kehidupan masyarakat pada umumnya, walaupun dalam kehidupan masyarakat kebanyaakan aturannya tidak terlalu ketat.
Deskripsi:
Pada saat ini adat tata cara/tata krama PAN-SAPONAPAN BABURUGHAN SAÈ di Madura, khususnya dalam kehidupan masyarakat Bangkalan, terutama lagi dalam kalangan kehidupan masyarakat kebanyak dan kawula muda, sudah semakin luntur. Dengan adanya kemajuan jaman dan teknologi, membuat orang-orang sekarang kurang begitu mengindahkan perihal tata krama dan kesopanan. Namun jika dalam kalangan keluarga yang masih keturunan bangsawan, tata krama kesopanan tersebut relatif masih dijaga dengan baik.