Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSayur Pecel - Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Sejarah: Pecel adalah salah satu makanan asli Jogja yang berbahan utama daun bayam, kecambah, kol, kangkung atau sayuran lainnya tanpa bahan pengawet. Sayuran ini biasanya dibuat layu dengan cara direndam dalam air panas untuk beberapa saat. Sedangkan bahan bumbu pecel antara lain kacang tanah, cabe rawit yang dicampur dengan bahan lainnya seperti daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica dan garam. Pecel lebih nikmat dimakan dengan peyek, nasi putih, dan daging ayam atau jerohan. Cara penyajian bisa dalam piring atau dalam daun yang dilipat yang disebut pincuk. Berdasarkan literatur sejarah Mataram Islam yang ditulis oleh De Graaf memberikan bukti bahwa pecel telah ada di daerah Jogja pada abad ke -16. Diceritakan saat itu Ki Ageng Pemanahan melakukan bedhol desa atas perintah Sultan Hadiwijaya dari wilayah Surakarta ke Alas Mentaok. Rombongan Ki Ageng Pemanahan dijemput Ki Gede Karanglo pinggir Sungai Opak. Setelah sampai di kediaman Ki Gede Karanglo, mereka dijamu makanan nasi, sayur pecel, peyek atau rempeyek kacang, dan sayur kenikir.  Jadi keberadaan pecel di Jogja ini telah ada berabad-abad tahun yang lalu. Saat ini makanan pecel mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional. Di Jogja ada  pecel yang cukup popular yaitu pecel turi Imogiri. Pecel turi Imogiri ini amat spesial dengan tambahan bunga pohon turi yang saat ini sudah langka dijumpai. Kembang turi diperoleh dengan menggunakan bunga yang diperoleh dari pohon turi. Umumnya yang digunakan sebagai bahan untuk sayur pecel adalah kembang turi yang berwarna putih. Bunga turi secara turun temurun dipercaya bisa membantu memperlancar keluarnya air susu ibu, untuk mengatasi gangguan sulit buang air besar, meningkatkan daya tahan tubuh, dan  pelembut kulit. Tekstur helaian kelopak kembang turi yang relatif lebih keras dibandingkan sayuran lain yang dicampurkan seperti bayam menimbulkan rasa berbeda yakni lebih kenyal dan alot. Rasanya yang sedikit pahit, ditambah bumbu kacang pedas, ditanggung akan menggugah selera dan yang tak kalah pentingnya kasiat dari bunga turi itu sendiri. Pilihan lauk pauk yang bisa dipilih antara lain tempe gembus bacem, tempe benguk bacem, tahu bacem, serta minuman hangat wedang uwuh khas Imogiri. Wedang uwuh merupakan minuman khas Imogiri yang berisi jahe bakar geprak, secang serutan, daun kayu manis, dan rempah-rempah lain-lain. Deskripsi: Pecel terdiri dari dua bagian, sayuran rebus dan sambel pecel. Bahan-bahan untuk membuat sambal pecel : satu sendok teh (1 sdt) terasi empat (4 siung) bawang putih enam (6 lembar) daun jeruk dua ratus lima puluh gram (250 gr) kacang tanah tiga (3 buah) cabe rawit pedas sendok teh (1 sdt) garam lima centi meter (5 cm) kencur / kunir (1 sdt) air asam jawa empat (4 buah) cabe merah besar lima puluh gram (50 gr) gula jawa atau gula merah  Tahap-tahap pembuatannya : 1.Gorenglah terlebih dahulu kacang tanah (jawa: kacang brol). 2.Goreng juga terasi, cabe merah, dan cabe rawit. Untuk terasi, anda juga boleh membakarnya, tidak harus digoreng 3.Campur dan haluskan semua bahan-bahan yang ada kecuali kacang tanah 4.Kacang tanah dihaluskan, lalu campur dengan bumbu-bumbu tadi hingga semuanya rata. 5.Tambahkan air matang dan aduk hingga sambal mengental. 6.Sambal pecel kini siap disantap bersama sayur-mayur atau lauk lainnya. Siapkan sayuran yang terdiri dari bayam, kangkung, kobis, dan kecambah yang sudah direbus. Campur dengan sambal pecel yang telah dicairkan dengan sedikit air matang. Taburi dengan bawang goreng.