Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Musik Ledhug - Magetan, Jawa Timur |
Sejarah :
Kata Ledhug adalah singkatan dari lesung dan bedhug. Lesung adalah alat penumbuk padi jaman dahulu saat sebelum ada mesin. Biasanya orang jaman dahulu menumbuk padi menggunakan lesung dan sambil menyanyi dikarenakan benturan alat tumbuk dengan lesung sehingga menimbulkan berbagai macam bunyian. Bedhug adalah alat tabuh semacam genderang perang jaman dahuludan biasanya digunakan untuk memanggil orang untuk sholat, dan sekarang bedhug banyak dijumpai di masjid-masjid, khususnya di Indonesia. Dalam perkembangan jaman dua alat ini menjadi daya tarik wisatawan karena menjadi salah satu aset kebudayaan bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Magetan.
Deskripsi :
Ledhug merupakan wujud rasa syukur menyambut dan merayakan datangnya tahun baru Islam (Hijriyah), yang dimulai pada 1 Muharam atau dalam penanggala Jawa disebut Suro. Masyarakat magetan membuat musik tradisional Ledhug sebagai musik khas dari Kabupaten Magetan. Instrumen utama ledhug terdiri dari lesung dan bedhug yang mempunyai filosofi perpaduan antara budaya tradisional Jawa dengan budaya Islam. Bunyian musik ledhug dihasilkan dari suara tetabuhan bedhug dan digabungkan dengan suara pukulan lesung sehingga menghasilkan irama musik tradisional yang unik. Lesung yang mewakili budaya Jawa adalat alat tradisional Jawa untuk menumbuk padi. Bedhug merupakan alat yang sudah menjadi trade mark kaum muslimin untuk memanggil orang-orang untuk menjalankan perintah sholat lima waktu. Oleh karena itu ledhug merupakan perwujudan perpaduan budaya Islam dan Jawa. Secara umum, sebagai upaya pelestarian seni Islami dan tradisi jawa, ledhug mampu menciptakan dinamika masyarakat dan suasana gembira, guyub, rukun dan damai. Saat ini ledhug telah dikemas sebagai even pariwisata yang diharapkan menyedot animo lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Magetan. Dengan semakin berkembangnya pariwisata akan menjadikan berkembangnya ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi daerah.