Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Tradisi Manten Temoo - Pamekasan, Jawa Timur |
Sejarah:
Tidak ada sejarah mengenai Manten Temoo
Deskripsi:
Upacara adat ‘mantan temoo (temu pengantin) di wilayah kabupaten Pamekasan memiliki ciri khusus. Tata cara temoo pengantin adalah sebagai berikut:
A
(1)Persiapan di rumah pengantin wanita: di sudut-sudut rumah ada pembakaran kemenyan
(2)Bujangga/pinisepuh pengatur upacara adat
(3)Pengantin putri dirias tradisional Madura khas Pamekasan
(4)Orang tua pengantin berbusana tradisional Madura
(5)Kerabat pengntin putri berbusana tradisional Madura
(6)Penjaga pintu (panjagan labang) yang mewakili pihak pengantin putri, yang bertugas
Mengadu ketrampilan dengan wakil pengantin pria
B
Pengantin pria datang , penerima tamu membunyikan genta (kronong) sbg kode bhw
Pengantin pria telah datang. Bersamaan dengan itu mengalun irama gamelan giro keraton atau jidhoran atau musik hadrah untuk menyambut temantin pria. Rombongan temantin pria terdiri:
(1)Pangada’ (pengawal pengantin)
(2)Pembawa sekar mayang
(3)Bujangga/sesepuh pengantin pria
(4)Pengantin pria (mantan lake’)
(5)Kedua orang tua pengantin pria(orang seppo sedhuwa)
(6)Kerabat dan pengiring membawa makanan, kue, kain, tikar, bantal, peralatan yang lain
(7)Tim pemain musik hadrah/ tukang ‘terbang’
C
Adu ketrampilan (Mantan sabung). Kadatangn pengantin pria disambut rombongan pengantin putri di halaman rumah dengan mengadu ketrampilan silat sebelum boleh masukRumah pengantin wanita. Maknanya bhw tugas lelaki sbg pelindung keluarga. Bersamaan itu pihak pengantin putri menaburkan beras kuning sebagai penolak bala.
D
Memutus tali (Megga’Blabar)
Upacara memutuskan tali penghalang (mega’blabar) yang melintang di depan pintu masuk, yang dilakukan oleh kedua bujangga, dialog dlm bentuk tembang – bujangga pengantin wanita melantunkan maksud tamu dengan tembang dandanggula ; bujangga pengantin pria menjawab dalam tembang sinom yaitu mempertemukan kedua pengantin. Bujangga temantin pria diberi izin masuk setelah memutuskan tali dengan lampu khusus yaitu damar kembang.
E
Memutar pengantin putri (mantan lekser). Pengantin pria masuk ruang pengantin putri yang duduk di atas talam (baki) dan berada di balik tirai (tutup kain). Pengantin pria berkewajiban memutar pengantin putri (meneliti kebenaran identitas wanita pilihannya). Setelah benar pengantin pria memegang kepala pengantin putri dengan ujung jari (artinya selamat bertemu). Pengantin putri menjawab terimakasih dengan memberi sembahan. Pertemuan ini dinyatakan resmi kedua pengantin menuju ke pelaminan diiringi gamelan giro kepatihan.
F
Pengantin duduk bersanding (mantan jajar). Puncak acara manten temoo adalah manten duduk bersanding atau mantan jajar. Semua kerabat memberi selamat dan sda ucapan lain yang disebut cocoran (penetesan air bunga) kpd sang pengantin