Adat Perkawinan Perang Bangkat, juga merupakan rangkaian upacara temon, namun pengantinnya bisa kedua-duanya atau salah satu dari kedua pengantin tersebut adalah anak bungsu. Tentunya tidak dilakukan untuk perkawinan anak sulung, anak ke dua dan seterusnya. Adat Perang Bangkat, masih dipertahakan masyarakat Osing Bayuwangi hingga saat ini