Sejarah : Asal-usul nama kipo berdasarkan keterangan masyarakat adalah karena para bangsawan yang disuguhi kipo dan menyantapnya, lalu bertanya “iki apa”? lama-lama makanan itu kemudian dikenal dengan nama kipo. Sejarah makanan dari Kotagede itu cukup panjang. Konon dalam Centini disebutkan makanan yang disebut kupo, yang sekarangdisebut kipo.
Deskripsi : Kipo, makanan khas Kotagede dibuat dari ketan, santan, garam, gula dan pewarna hijau dari bahan alami (daun pandan). Di dalamnya diisi enten-enten (parutan kelapa dicampur dengan gula Jawa), dan dipanggang menggunakan lapisan daun pisang tanpa diberi minyak.
Cara membuatnya bahan-bahan tersebut dicampur, diaduk-aduk (diuleni) sampai rata hingga kekenyalannya yang diinginkan. Adonan kental dan liat itu kemudian dibentuk mirip kipas dengan ukuran kurang lebih 4 x 2 cm. Di dalamnya diisi enten-enten, kemudian dibakar dengan menggunakan alas daun pisang. Kipa banyak ditemukan di Kotagede