Penamaan upacara berkaitan dengan cerita tentang kepahlawanan pangeran Diponegoro dan keberadaan kesenian Jathilan. Mayoritas yang melaksanakan upacara ini adalah perkumpulan kesenian Jathilan sehingga dinamakan Ngombeke Jaran Jaran Kepang.
Adapun tujuan dilaksanakannya upacara itu agar perkumpulan kesenian Jathilan yang mereka miliki menjadi laris atau banyak ditanggap orang. Selain itu agar para pemain Jathilan (jaran kepang) memperoleh kesaktian atau kekebalan.