Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Upacara Adat Bersih Desa Tunggul Wulung |
Upacara Bersih Desa Tunggul Wulung dilaksanakan berkaitan dengan tokoh yang dimitoskan yaitu Ki Ageng Tunggul Wulung. Maksud dan tujuan dilaksanakan bersih desa yaitu sebagai ungkapan puji syukur kepada Tuhan atas rejeki yang diberikan kepada warga setempat dan untuk mengenang tokoh yang dianggap keturunan Majapahit, yaitu Ki Ageng Tunggul Wulung. Meurut cerita yang tumbuh dan berkembang di masyarakat setempat, konon pada masa Kerajaan Majapahit mengalami surut banyak hulu balang dan famili yang meninggalkan istana termasuk Ki Tunggul Wulung. Dengan disertai beberapa pengawal dan istrinya yaitu Raden Ayu Gadung Mlati akhirnya Ki Tunggul Wulung sampai di Dusun Beji (Diro) dan beliau lalu mohon petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa dibawah pohon Timoho dekat aliran Progo. Sekarang ini termasuk wilayah Dukuhan Sendang Ageng Sleman menurut cerita Ki Tunggul Wulung, istri serta pengikutnya hilang dengan raganya atau Mukswo. Kemudian tempat mukswo Ki Ageng Tunggul Wulung tadi atas petunjuk seorang Belanda kepada Nyai Kriyoleksono dibuatkan nisan dan dikenal sebagai tempat yang keramat, sehingga banyak yang ziarah ke makam batu nisan tersebut. Menurutnua banyak orang jyang sudah berhasil mohon sesuatu sesuai dengan apa yang dikehenakinya. Oleh karena itu semakin hari dan tahun banyak yang memerlukan ziarah ke tempat tersebut.