Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSeni Tari ludruk surabaya , Kota Surabaya Jawa Timur
Tari Ludruk di Surabaya merupakan tari teater rakyat dan bersama denga para pejuang kemerdekaan menggalang pertisipasi rakyat secara luas untuk mengusir kaum penjajah. Pada akhir abad 19 dan awala abad 20 pada waktu Eropa dan Amerika menjajah di Asia Tenggara, kaum nasionalis lokal kerap kali mencoba menggunakan pertunjukan kesenian sebagai alat untuk membangkitkan rakyat dalam melawan pemerintah asing atau penjajah. Upaya menggunakan seni pertunjukan untuk menggalangh masa dilakukan melalui Kementerian Penerangan dan Unit Moril yaitu lembaga dalam ketentraman yang bertugas menghibur pasukan komando dan dikonsentrasikan di Jawa, karen tradisi kesenian pertunjukan masih kuat. Tak kala bangsa Indonesia segera terbebas dari penjajahan baik Belanda dan Jepang maka kesenian Ludruk di Surabaya memberikan doronmgan moral dan menggelorakan semangat kepada masyarakat untuk memanggul senjata, merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Perlawanan rakyat yang merupakan embrio dari kemunculan tentara rakyat atau nasional di wilayah Surabaya dan sekitarnya, anggotanya terdiri dari pemain Ludruk dan tentara membaur menjadi satu memberikan semangat, menggalang solidaritas masyarakat yang ditumbuhkan melalui kesenian dan sekaligus berjuang secara fisik melawan penjajah. Berawal dari peristiwa menentang penjajah maka Ludruk terus menggelar pertunjukan dengan mengambil tema tari perjuangan. Tatkala Ludruk dalam pusaran politik maka pergerakan Ludruk sering kali menjanjikan tema keprajuritan dengan mengambil tokoh pejuang setempat yang menjadi idola masyarakat.