Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Sintren : Lais , Laes , Laesan - Kendal, Jawa Tengah |
Sejarah :
- Kapan mulai adanya pertunjukkan Sintren sulit di ketahui, begitru juga penciptanya.
- Di lihat dari bentuk pertunjukkan serta cakepan lagunya yang bersifat sya manis Religius di perkirakan usianya sudah sangat tua mungkin pada zaman Animisme
- Di tinjau dari cakepan lagu pengiringnya terkesan zamannya lebih muda.
- Ada dugaan sesuai dengan cakepan lagu yang ada kata-kata Sepur Edur mungkin tidak lebih tua dari tahun 1879 yakni di mulainya pemasangan jalan Kereta Api di Jawa,
- Pertunjukkan Sintren DI Tawang Gempol Sewu umurnya lebih muda dari Sintren Cirebon karena menurut penuturannya salah seorang penduduk Tawang Gempol Sewu bahwa pertunjukkan Sintren di daerahnya adalah Tularan dari Cirebon.
Deskripsi :
Pertunjukkan Sintren ada di beberapa daerah wilayah Jawa Tengah, Cirebon dan Palembang.
Untuk Jawa Tengah misalnya di Tawang Gempol Sewu Kecamatan Weleri Kabupaten Kenda
- Sintren termasuk Seni Drama menggunakan tari dan iringan Gamelan seadanya tanpa dialog
- Sintren bisa juga di sebut Sendratari yang di iringi Kanda dalam bentuk lagu.
- Sebagai panggungnya adalah lapangan terbuka dengan penerangan sinar rembulan.
- Tariannya bersifat Spontan dan lugu.
- Sebagai Seni Pertunjukan di bagi dalam 4 babak
- Isi pertunjukannya realis sesuai dengan kehidupan masyarakat namun di pentaskan dalam bentuk Syamanis yang mengandung kegaiban
- Fungsi Sosial dari karya Budaya ini untuk membuat masyarakat damai dengan jalan mengekang hawa nafsu.