Sejarah :
Serat Wulang Brata Sunu koleksi Perpustakaan Rekso Pustoko Mangkunegaran. Naskah setebal 30 halaman berukuran 21 cm X 32,5 cm. Teks dalam tembang macapat berjumlah 6 pupuh : Pucung, Kinanthi, Gambuh, Sinom, Megatruh. Penulis Serat Wulang Brata Sunu adalah Raden Ngabehi Reksadipura pada tanggal 27 Besar 1771 atau 28 Januari 1843 M.
Deskripsi :
Serat Wulang Brata Sunu berisi ajaran yang ditujukan kepada seorang anak yang pantas untuk dipelajari dan diterapkan pada masa sekarang. Serat ini berisi pesan-pesan yang mendidik yang sangat baik untuk diteladani. Brata : tindak-tanduk atau perbuatan Sunu : anak Bratasunu adalah ajaran mengenai tingkah laku atau tindak –tanduk yang harus dipatuhi oleh seorang anak.