Sejarah :
Drama Kesenian Reyog Ponorogo berasal dari Patih Pujangga Anom yang mendapat mandat dari Raja Kerajaan bantar angin untuk melamar putri Raja Daha Kediri. Pada saat berangkat menuju Kediri, ditengah-tengah jalan dicegat harimau dan merak yang selanjutnya terjadi perang. Pasukan Bantar Angin kocar-kacir dikalahkan harimau dan merak. Pujangga Anom mendapat wangsit agar menghadapi ke 2 binatang tersebut dengan gamelan. Begitu didengarkan gamelan mereka berjoget bersama-sama. Kemudian muncul kesenian reyog.
Deskripsi :
Reyog Ponorogo sudah sangat melekat oleh kehidupan social masyarakat Ponorogo,karena hampir di setiap desa di kabupaten tersebut memiliki minimal satu perkumpulan drama kesenian tersebut.
Selain sebagai media silaturahmi, meningkatkan keberadaan reyog ponorogo juga mempunyai fungsi sosial antara lain : pemberdayaan, pelatihan, berkesenian dan lain-lain.