Sejarah :
Serat Dzikir Maulud menceritakan tentang pernikahan Ratu Aminah dengan Abdullah, saat kehamilan Ratu Aminah, serta kelahiran Abdullah hingga menjadi nabi penutup yang kelak akan menjadi panutan umat Islam. Kekasan naskah ini adalah mengajak manusia untuk berbuat kebaikan dan tidak boleh menyekutukan Tuhan.
Deskripsi :
naskah ini merupakan hasil gubahan Pangeran Haryo Yudonegoro I di Kraton Surakarta, naskah tulisan tangan ini bedrjumlah 33 halaman tetapi angka tahun penulisan tidak dicantumkan dalam naskah . isinya penuh tauladan-tauladan kerasulan, keimanan, akhlak dan amal soleh. Pada konteks ini karya sastra religius ternyata menjadi perhatian Haryo Yudonegoro, lewat tangannyalah cerita sejarah nabi itu menjadi lebih mudah dipahami masyarakat pada zamannya. Fungsinya untuk mengingat kembali peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam masyarakat muslim di Indonesia disebut dengan peringatan Maulud Nabi.